Dalam setiap hubungan rumah tangga tentunya seorang istri selalu ingin memberikan yang terbaik untuk suaminya, termasuk masak, menyiapkan baju, dan masih banyak lagi.
Pernah suatu hari sang suami ikut pengajian dimana seorang ustad berkata "Pujilah istrimu, bahagiakan mereka dengan kata-kata yang indah” lalu sang suami terbesit untuk mengucapkan sesuatu saat tiba di rumah.
Pernah suatu hari sang suami ikut pengajian dimana seorang ustad berkata "Pujilah istrimu, bahagiakan mereka dengan kata-kata yang indah” lalu sang suami terbesit untuk mengucapkan sesuatu saat tiba di rumah.
Seperti biasanya, setiap pagi pukul 07.00 sarapan sudah tertata rapi di meja, lalu dengan bahagia istri pun menyambut dan mempersilahkan sang suami untuk makan.
Setelah setengah perjalanan makan, sang suami berkata ”Sayang masakannya enak sekali. Terima kasih ya”.
Setelah usai mendengar kata itu justru sang istri menangis meraung-raung. Dengan kebingungan sang suami berusaha menenagkan dan bertanya kenapa kok malah menangis, bukannya harusnya senang karena dipuji.
Sang istri menjawab ”Sudah 12 tahun aku masak untukmu tidak pernah sekalipun kamu memuji, sekarang giliran dikasih masakan dari tetangga sebelah yang cantik baru di puji, huuuuuhuu”